Akhirnya semua itu terungkap juga. Kenapa harus jadi begini. Kenapa sedikitpun dia ga memberikan aku kebebasan untuk menjalani hidupku. Apa aku harus mematuhi semua peraturan hidupnya sedangkan aku sendiri dengan terpaksa menjalaninya. Apa dia pernah sedikit aja mikirin perasaan ku.
Apa hidupku terlalu jelek sehingga ga pantas buat dia? Apa karena dia mempunyai teman yang lebih baik maka aku mesti membatasi pergaulanku agar ga memberikan dampak jelek bagi kehidupan dia. Apa semua teman-temanku ga ada yang baik dimatanya?.
Bisa ga dia untuk ga peduli omongan orang, Kenapa harus takut ma manusia juga. Manusia yang hanya bisa men-judge orang tanpa berusaha mengenali kita. Kita ga akan pernah bisa menutup mulut orang satu per satu tapi kita bisa cuex dengan omongan mereka. Apa kehidupan kita udah cukup bersih, sehingga kita bisa men-judge orang.
Aku Capeekkkkkkkkkkkkkkk!
Apa hidupku terlalu jelek sehingga ga pantas buat dia? Apa karena dia mempunyai teman yang lebih baik maka aku mesti membatasi pergaulanku agar ga memberikan dampak jelek bagi kehidupan dia. Apa semua teman-temanku ga ada yang baik dimatanya?.
Bisa ga dia untuk ga peduli omongan orang, Kenapa harus takut ma manusia juga. Manusia yang hanya bisa men-judge orang tanpa berusaha mengenali kita. Kita ga akan pernah bisa menutup mulut orang satu per satu tapi kita bisa cuex dengan omongan mereka. Apa kehidupan kita udah cukup bersih, sehingga kita bisa men-judge orang.
Aku Capeekkkkkkkkkkkkkkk!

No comments:
Post a Comment